Author Archives: Abdi Dwi Nugraha

Pengumuman: Pelaksanaan Prosesi Yudisium Periode Agustus 2018 dan Wisuda Tahun 2018

Berasal dari : Wakil Ketua I
Kepada : Mahasiswa yang telah mendaftar Yudisium Periode Februari dan Agustus Tahun Akademik 2017/2018
Isi Pengumuman :

  1. Jadwal Pelaksanaan Yudisium Periode Agustus Tahun 2018 dilaksanakan pada hari Sabtu, 17 November 2018. Di Aula STMIK Palangkaraya Pukul 08.00 WIB.
  2. Pakaian prosesi Yudisium wajib menggunakan kemeja putih, celana panjang hitam (bukan jeans), sepatu pantofel warna hitam, berdasi hitam dan menggunakan Almamater. Bagi yang memakai jilbab agar menggunakan jilbab berwarna hitam. Untuk perempuan disarankan menggunakan celana panjang.
  3. Jadwal Pelaksanaan Wisuda Tahun 2018 dilaksanakan pada hari Senin, 19 November 2018, di Kahayan Ballroom Swiss-belHotel Danum Palangkaraya, Pukul 08.00 WIB. Tata Tertib Peserta Wisuda dapat didownload di Web STMIK Palangkaraya.
  4. Peserta Wajib Melunasi Biaya Wisuda sebesar Rp. 1.650.000-, (pembayaran dilakukan di bank BTN) paling lambat tanggal 16 November 2018.
  5. Pengambilan baju Toga dimulai tanggal 14 November -17 November 2018 di ruang Yayasan.
  6. Peserta wajib membayar Jaminan Toga sebesar Rp. 350.000-, (pembayaran dilakukan dikampus STMIK).
  7. Pengembalian Toga paling lambat tanggal 23 November 2017.

Demikian pengumuman ini disampaikan, untuk diketahui dan dilaksanakan bersama.

Palangka Raya, 10 November 2018

ttd

Wakil Ketua I

Untuk Tata Tertib Peserta, Daftar Tempat Duduk Yudisium dan Wisuda bisa didownload dibawah ini :

KSR PMI STMIK Palangkaraya Mengikuti Temu Karya Relawan Nasional Tahun 2018

Pada tanggal 16 – 23 Oktober 2018 UKM KSR PMI Unit STMIK Palangkaraya turut berpartisipasi dalam kegiatan Temu Karya Relawan Nasional yang diselenggarakan di Kabupaten Purwakarta, Jawa Barat. Dalam hal ini Pembina KSR Unit STMIK Palangka Raya Elok Faiqotul Himmah, S. Si. M.Sc. beserta Kasubbag. Kemahasiswaan dan Alumni Sherly Jayanti, S.T., M.Cs. dan Ketua STMIK Palangkaraya, Suparno, M.Kom. sangat mengapresiasikan keikutsertaan anggota KSR STMIK Palangkaraya  dalam kegiatan tersebut dengan harapan dapat meningkatkan kualitas dan kepemimpinan relawan PMI untuk mendukung kapasitas organisasi dan pelayanan secara professional oleh petugas PMI.

STMIK Palangkaraya menugaskan 2 orang mahasiswa dari anggota UKM KSR Unit STMIK Palangkaraya untuk mengikuti kegiatan ini, yaitu Muhammad Ilham Tirtana dan Dano Snajitaka. Adapun kegiatan-kegiatan yang di ikuti yaitu Persahabatan Antara Relawan PMI dan Temu Pengembangan Kapasitas dan Karya.

Ketua STMIK Palangkaraya berharap keikutsertaan perwakilan KSR Unit STMIK Palangkaraya dalam kegiatan tersebut dapat meningkatkan karakter kepalangmerahan, kualitas dan kepemimpinan relawan KSR PMI Unit STMIK Palangkaraya untuk mendukung organisasi serta menambah wawasan mahasiswa yang ikut serta dan kemudian menularkan ilmu-ilmu yang sudah diperoleh kepada rekan-rekannya.

STMIK Palangkaraya Galang Dana Peduli Korban Bencana

Jum’at, 28 september 2018 pada petang hari, masyarakat Kota Palu – Sulawesi Tengah dikagetkan dengan gempa berkekuatan 7,4 skala Richter. Diberitakan bahwa dalam musibah tersebut menelan korban jiwa yang tidak sedikit, diperkirakan lebih dari 113 orang hilang, 152 tertimbun dan 5000 bangunan rusak.

Sebagai bentuk kepedulian terhadap masalah-masalah sosial yang dihadapi bangsa, mahasiswa STMIK Palangkaraya melalui Unit Kegiatan Mahasiswa Korps Suka Relawan-nya (UKM-KSR) dikoordinasikan oleh Ibu Elok Faiqotul Himmah, S.Si., M.Sc. sebagai dosen pembimbing UKM-KSR STMIK Palangkaraya mengadakan pertemuan dengan anggota UKM-KSR membahas penggalangan dana guna membantu meringankan beban bagi masyarakat Donggala-Palu korban gempa.

Rencana penggalangan dana tersebut langsung ditanggapi oleh Kasubbag. Kemahasiswaan dan Alumni Ibu Sherly Jayanti, S.T., M.Cs. dengan menyampaikan surat ijin penyelenggaraan kegiatan tersebut kepada Ketua STMIK Palangkaraya yang langsung disetujui mengingat kegiatan tersebut adalah bentuk solidaritas dari mahasiswa sebagai warga negara yang merasa terpanggil untuk memberikan bantuan bagi korban dalam musibah tersebut.

Penggalangan dana oleh UKM-KSR STMIK Palangkaraya bekerja sama dengan PMI Kota Palangka Raya berlangsung selama tiga hari yaitu pada hari Jum’at sampai Minggu, 7-9 september 2018. Lokasi aksi penggalangan dana tersebut difokuskan di Bundaran kecil Palangka Raya sejak pukul 13.00 – 17.00 WIB dan di Bundaran Besar Palangka Raya pada saat Car Free Day sejak pukul 05.00 – 07.00 WIB. Kemudian dilanjutkan di pemberhentian lampu merah Jl. Diponegoro sejak pukul 14.00 – 17.00 WIB. Dari kegiatan penggalangan dana tersebut diperoleh hasil sejumlah Rp .7.532.000,-.

Semoga kegiatan ini menjadi pioner untuk kegiatan-kegiatan kemanusian bagi UKM-KSR STMIK Palangkaraya dan sebagai motivator bagi pelaksanaan kegiatan-kegiatan lainnya bagi UKM-UKM di lingkungan STMIK Palangkaraya. Tak kalah pentingnya semoga sumbangan yang telah diberikan oleh masyarakat kota Palangka Raya bernilai pahala bagi penyumbang dan dapat memupuk rasa solidaritas dan kepekaan sosial yang tinggi bagi pribadinya.

LLDIKTI XI Dorong PTS Manfaatkan Media Sosial

Tidak dapat disangkal penggunaan medsos sekarang ini tidak hanya ditujukan untuk bersosialisasi di dunia maya, tetapi juga digunakan sebagai media penyampaiaan informasi. Berdasarkan fakta tersebut, Kepala LLDIKTI Wilayah XI Kalimantan, Prof. Dr. H. Idiannor Mahyudin, M.Si. mendorong PTS yang berada di bawahnya untuk ikut memanfaatkan media sosial dalam penyebaran berita mengenai institusinya masing-masing melalui kegiatan Workshop Kehumasan Perguruan Tinggi Swasta (PTS) di Lingkungan LLDIKTI Wilayah XI Kalimantan pada hari Sabtu, 22 September 2018 yang lalu. Kegiatan ini bertujuan agar pengelola kehumasan di PTS lingkungan LLDIKTI XI dapat mengoptimalkan penyampaian informasi kepada masyarakat pada media online/website dan media sosial yang ada.

Acara yang diselenggarakan di Aquarius Boutique Hotel Palangkaraya ini dihadiri oleh perwakilan dari PTS Kalteng, Kalsel, Kaltim, Kaltara dan dibuka langsung oleh Kepala LLDIKTI WIlayah XI Kalimantan. “Masyarakat luar perlu untuk mengetahui perkembangan kampus, bagaimana proses belajar mengajar, bagaimana visi misi, apa saja prestasi yang berhasil diperoleh, serta bagaimana pelayanan kampus. Semuanya harus diinformasikan melalui bagian kehumasan, dapat diinformasikan melalui website kampus, ataupun akun-akun media sosial kampus. Dan setiap Perguruan Tinggi wajib memiliki akun media sosial resmi” ungkapnya dalam sambutan pembukaan.

Zainal Abidin, Kepala Biro Antaranews Palangka Raya selaku narasumber menyampaikan bahwa apa yang diberitakan tidak harus kegiatan formal. “Sebarkanlah berita-berita kampus melalui media sosial yang ada, karena penggunaan media sosial memang sangat efektif untuk menyampaikan informasi. Apa yang menjadi berita itu tidak harus kegiatan formal, bisa saja kegiatan-kegiatan kampus yang lain. Yang terpenting kita harus bisa menentukan judul berita yang menarik minat orang lain untuk membacanya, tanpa harus mengurangi relasinya dengan isi berita itu sendiri.” ujarnya.

Pada sesi 2, yang menjadi narasumber adalah Musyafi’, Pimpinan Redaksi Banjarmasin Post. Dia mengatakan bahwa sekarang penggunaan gadget smartphone lebih besar dibanding penggunaan komputer/laptop dalam mengakses internet. “Setiap pemberitaan melalui internet harus ramah mobile, karena pengguna/pengunjung internet kebanyakan adalah pengguna smartphone. Sesuaikan resolusi gambar, ukuran huruf, jenis huruf untuk keperluan mobile”. sampainya. “Dalam menyampaikan berita melalui media sosial, sampaikankan informasi berupa infografis, foto-foto kegiatan berserta captionnya, dan video kegiatan berserta subtitlenya.” sambungnya lagi.

Pengumuman: Daftar Peserta Kelas Tambahan 20181

Kepada mahasiswa yang mendaftarkan diri untuk kelas tambahan, berikut daftar nama peserta, nama dosen dan jadwal perkuliahannya.

Silahkan download disini : Daftar Peserta Kelas Tambahan

Pengumuman : Pengumuman Kelas Tambahan *update*

OMB: Pancasila, Satu-Satunya Ideologi Bangsa

Di era saat ini, ada beberapa kalangan mensinyalir jika patriotisme generasi muda mengalami degradasi. Indikatornya adalah seringnya dijumpai generasi muda yang tidak paham sejarah bangsa, tidak memahami dasar dan lambang negara serta hal-hal lain.

Menyikapi hal tersebut, maka perlu ditempuh langkah kongkrit dan bijak untuk menjawabnya. Sebagaimana yang dilaksanakan STMIK Palangkaraya beberapa waktu yang lalu, tepatnya ketika penyelenggaraan kegiatan Outbound Manajemen Brainware (OMB) bagi mahasiswa baru.

Pada kegiatan itu juga diisi pembekalan wawasan kebangsaan dan bela negara. Bertindak selaku pemateri adalah Kapenrem 102/Pjg, Mayor Inf. Mahsun Abadi.

Dalam kesempatan tersebut, Kapenrem menyempaikan materi dengan judul “Ideologi, nasionalisme dan karakter bangsa dalam menjaga keutuhan NKRI”. “Hal yang paling krusial bagi kita sebagai bangsa yang majemuk adalah menjaga dan merawat kebhinekaan. Untuk menjadi kekuatan sebagai sebuah bangsa yang besar”, ujar Kapenrem.

“Oleh karena itu, mari kita  teguhkan tekad untuk menjadikan Pancasila sebagai satu-satunya ideologi bagi bangsa dan negara kita, Indonesia”, sambungnya.

Selain itu, Kapenrem juga menekankan bahwa setelah berakhirnya perang dingin, perang karena ideologi telah kehilangan bentuk. Yang tersisa adalah perang lain yang dibungkus dengan ideologi. “Oleh karena itu, kita sebagai generasi muda penerus bangsa jangan mudah terprovokasi dengan persoalan-persoalan yang dibungkus ideologi agama. Sebab hal itu yang akan memecah belah bangsa” tegasnya.

Diakhir penyampaian materi, Kapenrem mengajak seluruh mahasiswa yang mengikuti OMB untuk menancapkan cita-cita dan fokus untuk mewujudkannya, yaitu belajar tekun, kerja keras, pantang menyerah dan jalani hidup secara positif. Begitu juga sesuai aturan norma, baik agama maupun masyarakat.

Mewakili sivitas akademika STMIK Palangkaraya, Bapak Bayu Pratama Nugroho, S.Kom., MT., mengaku sangat berterimakasih dam memberikan penghargaan yang tinggi, atas pemberian materi wawasan kebangsaan dan bela negara.