Kegiatan LKMM-TD Tahun 2017

STMIK Palangkaraya melalui Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM)nya pada tanggal 12-13 Agustus 2017 telah melaksanakan kegiatan kemahasiswaan yakni LKMM-TD atau Latihan Keterampilan Manajemen Mahasiswa Tingkat Dasar yang dilaksanakan di dalam lingkungan Kampus STMIK Palangkaraya.

Kegiatan LKMM-TD kali ini bertemakan “Membentuk Karakter Generasi Muda yang Berkompeten, Bertanggung Jawab Serta Percaya Diri” dimaksudkan untuk membekali genearasi muda khususnya mahasiswa STMIK Palangkaraya agar dalam menimba ilmu khususnya keorganisasian kemahasiswaan yang harapannya adalah untuk membekali mahasiswa dalam berkarya dalam masyarakat nantinya mampu beradaptasi  dalam kegiatan-kegiatan yang dilaksanakan dengan penuh tanggung jawab dan sesuai dengan kompetensi yang mereka miliki dengan rasa percaya diri yang kuat sehingga pelaksanaan kegiatan-kegiatan dapat lebih terarah dan dapat dipertanggungjawabkan kepada masyarakat sekitarnya.

Ketua STMIK Palangkaraya dalam sambutannya pada acara pembukaan kegiatan LKMM-TD menyampaikan bahwa jika kita berbicara masalah kompetensi maka tidak dapat dipisahkan dengan “Self-competency” atau kompetensi diri yang mau tidak mau harus dimiliki dan dikembangkan sehingga seseorang memiliki rasa tanggung jawab, percaya diri yang pada akhirnya akan terbentuk karakter kompeten dari dalam diri kita.

Banyak ragam kompetensi yang mungkin harus dikuasai namun ada kompetensi inti atau core competency yang perlu dikembangan dengan penuh kesungguhan sebagai bekal perjalanan panjang yang masih terbentang di depan generasi muda khususnya mahasiswa.

Komptentsi inti yang pertama adalah : the strong need for achievement (Kebutuhan kuat akan prestasi) disini kita harus mempunyai tujuan dan arah hidup yang seperti apa dan bagaimana di masa depan. Dengan adanya tujuan dan arah hidup kita yakin akan dapat mendorong pribadi masing-masing untuk bertanggungjawab dan berdedikasi, gigih dalam bekerja, ikhlas dalam bertindak, dan saling bekerjasama.

Kompetensi inti yang kedua adalah : learning spirit (semangat belajar), hal ini sangat penting sebab dengan semangat untuk menambah pengetahuan, keterampilan dan keahlian, maka kita akan dapat terus berkembang. Salah satu cara yang bisa dilakukan diantaranya dengan mengikuti seminar, workshop, pelatihan keterampilan manajemen, penjelajahan pengetahuan secara online, rajin membaca buku, sharing pengetahuan dengan sesama teman 

Kompetensi inti yang ketiga adalah : spirituality intelligence (kecerdasan spritualitas) kompetensi ini akan mengajak seseorang untuk terus berpegang pada etika moralitas, perilaku kerja yang sarat integritas, etos kerja, gotong royong yang penuh nilai keluhuran.

Lebih lanjut disampaikan bahwa kegiatan-kegiatan positif lainnya yang dapat meningkatkan pembentukan karakter generasi muda yang berkompeten juga dapat dilakukan dengan cara berkomitmen dengan diri sendiri agar tidak terseret dalam hal-hal negatif seperti minuman keras, narkoba dan pergaulan bebas yang banyak terjadi disekitar kehidupan kita.

Terlebih lagi dengan disandangnya gelar Kampus Bebas Narkoba untuk almamater yang kita banggakan ini maka mahasiswa harus berani menjadi garda terdepan dalam memerangi setiap gejala yang mengarah kepada penyalahgunaan narkoba baik di kampus maupun dilingkungan tempat tinggalnya.

Dengan LKMM-TD ini tentunya mahasiswa juga diharapkan mendapat bekal dasar yaitu menguasai konsep-konsep dan aturan-aturan yang berlaku dalam pengorganisanian dan penyelenggaraan sebuah kegiatan sehingga mahasiswa nantinya mampu menyelenggarakan kegiatan dengan lebih sistematis dan terencana.

Diakhir sambutannya, Ketua STMIK Palangkaraya berharap kepada semua peserta agar dapat mengikuti rangkaian acara kegiatan dari awal sampai akhir dengan penuh semangat demi terbentuknya jiwa yang berkompeten, bertanggung jawab dan percaya diri, semoga selalu mendapatkan perlindungan dan rahmat dari Allah SWT, Amin.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *