Wisuda STMIK Palangkaraya 2017

STMIK Palangka Raya kembali menciptakan lulusan-lulusan terbaik di bidangnya. Kali ini,

sebanyak 205 sarjana telah dikukuhkan sebagai sarjana serta telah diwisuda sehingga siap mengabdikan diri bagi masyarakat sekitar. Upacara wisuda kali ini dilaksanakan pada hari Sabtu tanggal 11 Nopember 2017 bertempat di Swiss-Belhotel Danum Palangkaraya. Kegiatan diawali dengan menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya, Mars dan Hymne STMIK Palangkaraya oleh paduan suara mahasiswa STMIK Palangkaraya yang dikemas dalam bentuk acara sidang senat terbuka yang dipimpin dan dibuka langsung oleh Dr. H. Abdul Qodir, M.Pd. selaku Ketua Senat Sekolah Tinggi.

Ketua STMIK Palangka Raya dalam laporannya menyampaikan, jika persaingan dunia usaha dan pekerjaan saat ini sangatlah ketat, namun dengan kompetensi yang dimiliki mahasiswa kami sangat yakin, di masyarakat nanti mereka akan mampu berkompetisi dan bersaing dengan lulusan-lulusan perguruan tinggi dari daerah lain apalagi hanya dengan lulusan dari perguruan tinggi yang sama-sama di Palangkaraya. Karena selain mendapatkan ilmu dan keterampilan sesuai program studinya, mereka juga mendapatkan pengetahuan tambahan dari kegiatan-kegiatan workshop teknologi informasi, seminar kewirausahaan dan technopreuner yang relevan dengan bidang ilmunya dari narasumber dan motivator yang berkompeten dibidangnya.

 

Lulusan STMIK Palangkaraya memiliki kompetensi dan keterampilan, inilah yang menjadi nilai lebih di masyarakat, karena hanya kompetensilah yang dapat membedakan kinerja seseorang, bukan dari ijazah atau akreditasinya. Ketua STMIK Palangkaraya juga berpesan kepada para wisudawan untuk menghadapi kenyataan di masyarakat khususnya di dunia kerja perlu menanamkan konsep pada diri masing-masing bahwa  Ijazah hukumnya WAJIB, Akreditasi hukumnya PENTING, namun Kompetensi barulah KEREN. Karena hanya dengan cara tersebut mindset yang ada selama ini yaitu lulus kuliah harus menjadi pegawai negeri, yakin dapat diubah. Terlebih dengan kompetensi yang dimiliki saat ini jangankan memperoleh pekerjaan yang layak, menciptakan pekerjaanpun yakin PASTI BISA. Oleh karena itu, asahlah terus keterampilan dan kompetensi yang sudah ada karena diluar sana yang terlihat adalah kompetensi yang kita miliki, sekali lagi kompetensi itulah yang membedakan kinerja seseorang dengan yang lainnya bukan Ijazahnya atau akreditasinya, karena dengan ketentuan pemerintah mengenai Kerangka Kualifikasi Nasional Indonesia (KKNI) lulusan SD dapat disetarakan dengan lulusan Doktor dalam hal kompetensi dibidangnya.

Dalam acara tersebut jumlah lulusan yang diwisuda ada sebanyak 99 orang dari Program Studi Sistem Informasi (S1), 85 orang dari Program Studi Teknik Informatika (S1) dan 21 orang dari Program Studi Manajemen Informatika (D3).

Sementara itu, Ketua Yayasan Pendidikan Bahtera Palangkaraya, H. Guntur Prawira, S.E. mengatakan, dengan tingginya kebutuhan akan kemampuan sistem informasi dan teknik informatika, maka pihaknya akan terus berusaha untuk meningkatkan sarana dan prasarana kampus. Terlebih, untuk mendukung kemajuan mutu pendidikan STMIK Palangka Raya. STMIK dapat menghasilkan tenaga kerja yang kompetitif, dan berdaya saing tinggi. Guna kebutuhan perusahaan asing, nasional maupun yang ada di Kalimantan Tengah sendiri, demikian ungkapnya.

Disisi lain, Gubernur Kalimantan Tengah H. Sugianto Sabran melalui Staff Ahli Bidang Kemasyarakatan dan SDM, Yuel Tanggara, menyadari jika pentingnya ilmu pengetahuan informatika dan komputer demi kemajuan dalam bidang apapun baik perorangan, organisasi, perusahaan maupun di pemerintahan. Oleh sebab itu, selain mengucapkan selamat kepada lulusan, diharapkan tahun 2018 nanti Pemprov Kalteng dapat kembali memberikan bantuan kepada perguruan tinggi yang ada di Kalimantan Tengah karena Perguruan Tinggi juga sebagai aset pemerintah daerah.

Tidak mau ketinggalan, mitra kerja STMIK Palangkaraya yaitu Bank Tabungan Negara Cabang Palangkaraya juga mengapresiasi kepada alumni STMIK Palangkaraya yang diwujudkan dengan berpartisipasi dalam memberikan penghargaan dalam bentuk tabungan bagi 9 (sembilan) orang mahasiswa yang meraih predikat lulusan terbaik dari masing-masing program studi yang ada.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *